Corgi

Anda adalah pengunjung ke

Selasa, 27 Desember 2011

Sinopsis After Life

Film After.Life ini dibintangi oleh artis cantik Christina Ricci (Anna Taylor), aktor Liam Neeson (Eliot Deacon) dan aktor Justin Long (Paul Coleman). Film ini distribusikan oleh Anchor Bay Films.



Setelah kecelakaan mobil yang mengerikan, Anna (Christina Ricci) terbangun dan menyaksikan Eliot Deacon (Liam Neeson) mempersiapkan tubuhnya untuk dimakamkan. Bingung, takut dan merasa masih sangat hidup, Anna tidak percaya dia sudah meninggal dan meyakinkan Eliot bahwa ia hanya berada pada transisi ke alam baka.

Eliot meyakinkannya bahwa dia memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang yang telah meninggal dan hanya dia yang dapat membantu Anna. Terjebak di rumah duka, tidak ada yang dapat ia andalkan kecuali Eliot, Anna terpaksa menghadapi ketakutan terdalam untuk menerima kematiannya sendiri.

Kekasih Anna, Paulus (Justin Long) mencurigai Eliot bukanlah seperti yang nampak. Saat mendekati acara pemakaman, Paulus semakin menemukan kebenaran namun sudah terlambat, Anna mungkin telah melintasi sisi dunia lain.

Film ini direlease pada bulan november 2009 dan menjadi film hollywood box office 2009.

Diputar di Bioskop Indonesia :
- 21 Cineplex (maret 2011)

Homepage :
- http://www.afterlifethefilm.com/

Jenis Film :
- Drama/thriller (dewasa)

Pemain :
- Christina Ricci (Anna Taylor), Liam Neeson (Eliot Deacon), Justin Long (
Paul Coleman

produksi :
- Lleju Productions, Harbor Light Entertainment, Plum Pictures

Distributor :
- Anchor Bay Films

Sutradara :
- Agnieszka Wojtowicz-Vosloo

Produser :
- James Swisher, Edwin L. Marshall, Catherine Kellner


Ini siih synopsis pertama yang saya tulis di blog saya… saya mang hobby nulis, tapi cuman nulis cerpen ma puisi…
Tapi selagi saya demen ma film ini… aku mau belajar buat synopsis fil After Life buat temen2 semua… !!!!


***Seorang pria berusia separuh baya bernama Eliot, yang bertugas menjaga rumah duka sedang berbicara dengan seorang kakek yang sedang tertidur pulas (James Hutton).
James Hutton yang nampaknya masih hidup dengan mata melotot dan merupakan korban dari Eliot. James akan segera dimakamkan dan sebelum dimakamkan Eliot memotret tubuh James yang berbalut jas hitam.***

Pagi hari Anna Taylor yang berprofesi sebagai guru memarahi dua anak laki-laki yang menganggu Jack( salah satu murid laki-laki yang dekat dengannya). Kemudian Anna dan Jack melihat satu anak ayam yang sakit diantara 12 anak ayam yang berada dalam kotak kaca.



Disela-sela halusinasi dan ketakutan yang dialami oleh Anna, ia menyempatkan diri untuk membeli kapsul penenang dan singgah ke salon untuk mengecat merah rambutnya sebelum datang kepemakaman kakek tua (korban Eliot).

Di rumah duka untuk melayat, Anna menghampiri jenazah James yang berbaring rapi dipeti mati. Namun ada sesuatu yang aneh dari penglihatannya. Ia melihat bibr James bergerak, namun ia menganggapnya sebagai sebagian dari halusinasinya. Eliot pun masih berjaga-jaga dan tetap bersikap tenang agar pemakaman James berjalan lancar.
Dari atas rumah duka, Eliot memperhatikan Anna yang sedang mencari obat penenangnya. Sepertinya Eliot akan menjadikan Anna sebagai korban selanjutnya.

Malam harinya, Anna menghampiri kekasihnya , Paulus di rumah makan. Namun sayang, mereka berdua bertengkar dan membuat Anna salah paham.


Dengan emosi yang masih meluap, Anna meninggalkan Paulus dan mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Saat itu hujan sangat deras dan sebuah truk pengangkut menabrak mobil Anna.

Anna terbaring di ruangan pembedahan Eliot, di rumah duka. Eliot mengumpulkan semua perhiasan yang masih dikenakan Anna, mengunting pakaiannya pakaiannya. Saat ini mengunting pakaian dalam Anna yang berwarna merah, Anna pun terbangun dari pingsan yang ia rasakan…




Anna : Dimana saya?

Elliot : Anda berada dalam rumah duka, Anda sudah mati. Anda mengalami kecelakaan mobil.
Anda menabrak truk yang dimuat dengan pipa logam.

Anna : aku tidak mati !!!

Elliot : kau dinyatakan meninggal delapan jam yang lalu, darah Anda tidak beredar melalui tubuhAnda. Sel-sel otak Anda secara perlahan sekarat. Tubuh Anda sudah membusuk.

Anna : aku tidak mati…


Elliot kemudian mengambil sebuah akta kematian Anna dan berkata Anna harus cantik dalam pemakamannya nanti. Anna yang masih tidak percaya dengan kondisi tubuhnya, tetap meyakini bahwa ia belum mati dan merasa hal itu adalah mimpi buruknya saja. Namun Elliot bersih keras menyatakan bahwa hanya Elliot lah yang dapat melihat arwah orang yang telah meninggal, termaksud berbicara kepada mereka.

Esok paginya, Paul menghubungi ponsel Anna dengan khawatir, sedangkan Eliot yang saat itu mengenggam hanphone Anna segera memasukan semua barang-barang Anna ke dalam lemari penyimpanan. Di lemari itu terlihat beberapa berkas dari korban Elliot sebelumnya.



Paul mencari Anna di sekolah Anna mengajar, namun ia tidak tidak menemukan Anna. Kemudian ia mengunjungi rumah Anna, tetapi ibu Anna mengatakan bahwa Anna telah meninggal dunia karena kecelakaaan mobil semalam. Ia begitu tidak mempercayai kematian Anna.



Di rumah duka… Elliot akan menjahit luka yang ada pada kening Anna.



Anna yang masih tak percaya dengan ucapan Elliot semakin heran saat Elliot menjahit keningnya tanpa rasa sakit sedikitpun. Kemudian Elliot menyuntik Anna agar Anna tertidur.
Saat ibu Anna mengunjungi Anna, Anna dalam keadaan tertidur. Ternyata Elliot lupa mengambil jarum dan benang yang masih terkait di kening Anna.

Ibu Anna : untuk apa menjaga tubuh jika jiwa telah pergi…

Elliot : tidak, jiwanya masih disini…

Ibu Anna : tapi yang menderita adalah kami yang ditinggalkan

Sebelum pergi, ibu Anna sempat meminta Eliot untuk mengembalikan warna rambut Anna yang sebelumnya berwarna cokelat.

Malam harinya… Anna terbangun dari tidurnya dan segera mencari denyut nadinya namun tidak menemukannya. Ia memukul pergelangan tangannya pada besi, tetapi ia tidak juga merasakan rasa sakit. Ia berjalan mencari jalan keluar dari ruang pembedahan itu, namun sayang pintunya terkunci. Sedangakan Eliot mencuci perlengkapan yang biasanya ia gunakan untuk membedah pasiennya. Saat itu Paul datang ke rumah duka untuk melihat kekasihnya. Dengan basa-basi Elliot mencari segala alasan agar Paul tidak dapat bertemu Anna karena ini adalah waktu bangun Anna dari tidurnya.
Elliot : Anda tidak dapat menemuinya sampai kamis malam, Anda bukan keluarganya…

Paul kesal karena ucapan Elliot dan berteriak ingin bertemu dengan Anna sehingga Anna mendengar teriakan Paul. Ia membalas memanggil Paul, namun Paul tidak mendengar teriakannya. Akhirnya pulang Paul dengan berkecil hati.

Elliot datang ke ruang pembedahan. Anna bertanya siapa yang datang? Elliot berkata tidak ada. Tentu Anna kecewa dengan kebohongan Elliot dan berkata bahwa Elliot telah membiusnya saat ibunya datang. Tetapi Elliot menyangkalnya dengan mengatakan jika semua orang yang pernah berada di rumah duka selalu menyalahkan kematian mereka pada Elliot dan bertanya berapa tinggi Anna untuk mengetahui ukuran peti mati Anna. Jelas saja Anna ketakutan.

Paul mendatangi kantor kepolisian untuk menemui Tom, sahabatnya. Namun Tom baru saja keluar, lalu ia menuju ruangan tempat mobil Anna dievakuasi. Memasuki mobil Anna yang sudah rusak dan berhalusinasi melihat Anna memakai kemeja putih.

Di ruang pembedahan Anna mengambil gunting untuk bersiap membunuh Elliot jika nanti lelaki itu datang. Namun baru beberapa langkah, ia dikejutkan oleh sesosok jenazah nenek tua yang tak jauh dari tempat tidurnya. Jenazah nenek tua dengan mata dan mulut terbuka. Anna yang ketakutan tidak ingin mati menderita seperti nenek tua itu. Lalu beberapa saat kemudian Elliot datang ke ruangan itu dan Anna telah siap menggunakan gunting itu untuk membunuh Elliot. Tapi tak ada respon perlawanan dari Elliot, hal ini semakin membuat Anna heran mengapa ia bisa bernafas dan berkata mungkin ia hanya berada disituasi koma. Elliot mengatakan bahwa ia telah mati dan ini adalah keberuntungan bagi Elliot karena bisa berkomunikasi dengan orang mati dan hidup.

Anna : mengapa?

Elliot : untuk membantu mereka membuat transisi

Anna : jadi saya hantu, apakah itu sebabnya saya di sini?

Elliot : agar saya bisa menguburmu…


Anna yang masih tidak percaya dengan segala ucapan Elliot membuat Elliot kesal. Elliot berkata bahwa pemakaman Anna dua hari lagi. Anna akan terkubur di dalam tanah. Tidak ada yang bisa berbicara kepada Anna lagi.

Di tengah malam Jack terbangun dan melihat seekor anak ayam (flashback: anak ayam yang sakit di antara 12 anak ayam). Jack mematikan dan menyalakan lampu untuk mengetahui apakah anak ayam itu ketakutan?. Saat yang sama Anna di datangi oleh jenazah nenek tua itu. Nenek tua itu menghampiri Anna dan mengatakan bahwa Anna belum siap. Anna pun berjalan menuju ruangan yang sangat gelap. Dengan ketakutan ia mendengar suara “Berjuang, Anda tidak punya waktu tersisa. Apa yang kau lakukan dengan hidup Anda. Mungkin Anda tidak mati lama. Saya kecewa dengan Anda. Mungkin Anda lebih baik mati”. Lalu pintu itu kembali terbuka dan ternyata itu hanya mimpi. Ia terbangun dan menghancurkan semua benda di ruang pembedahan sambil meneriakkan nama Paulus.

Elliot menyiapkan bunga untuk pemakaman nenek tua itu (Mrs. Whitehall) dan Jack membantunya. Jack mencium sehelai daun dari bunga yang digenggamnya, kemudian Elliot berkata “Ada kehidupan yang tersisa di dalamnya. Mereka termaksud dalam sampah”. Kemudian meninggalkan Jack dan menuju ruang pembedahan. Elliot melihat bahwa semuanya berantakan dan bertanya mengapa Anna melakukan hal itu. Anna kembali bertanya “Apakah ini di akhirat karena rasanya seperti di neraka?”.




Paulus membasuh mukanya kemudian melihat Anna membuka gaun pemakamannya dan Anna mengambil jantungnya sendiri.






Dan ternyata itu hanya mimpi, tetapi saat ia membuka jendela, ia melihat boneka patung kecilnya berlumuran darah dan bergerak-gerak seperti biasa.



Saat menyiapkan gaun kematian Anna dari ibu Anna. Anna berkata pada Elliot bahwa ia belum siap mati (mungkin karena mimpinya kali yehhh heheheh). Kemudian Elliot pergi mengendarai mobilnya. Namun Elliot tidak mengetahui jika Anna telah memegang semua kunci di rumah duka. Dalam perjalanan, Elliot kehabisan bensin , lalu Elliot mengisi bensin dan membeli sesuatu di sebuah toko, tetapi ia baru menyadari bahwa kunci-kunci yang berada dalam sakunya telah tiada. Ia mengendarai mobilnya menuju rumah duka. Di saat yang sama Anna sedang berjuang agar dapat keluar dari rumah duka.


Namun sayangnya, ia tidak berhasil karena Elliot telah dahulu sampai ke rumah duka sebelum ia meloloskan diri.



Anna berusaha menghindar dari pencarian Elliot karena Elliot masih merasakan langkah kaki Anna di rumah duka tersebut. Anna menghubungi Paul dan berkata bahwa ia membutuhkan Paul. Paul yang tak mengerti merasa terhantui oleh suara di telepon itu dan mematikan telepon Anna. Elliot mendengar percakapan Anna dan berkata bahwa itu hanya akan menyakiti Paul dan mengapa Anna selalu memerlukan bukti atas kematainnya sendiri. Elliot menyuruh Anna melihat sebuah cermin yang besar, sebuah cermin yang memperlihatkan wajah Anna yang sangat pucat seperti mayat.






Hal ini membuat Anna sedikit mempercayai bahwa ia telah mati. Jack datang ke rumah duka dan menengadah ke atas yaitu tempat dimana Elliot berdiri bersama Anna. Jack dengan jelas melihat Anna. Karena kepasrahan Anna, tanpa sengaja Anna membuat uap di cermin tersebut dan dengan segera Elliot menghapus uap itu.

Elliot mengembalikan warna rambut Anna seperti semula dan mengunting pakai merah Anna. Anna berhalusinasi dengan merasakan bahwa ia berada di samping Paulus.

Paul mengunjungi kelas Anna untuk mengambil semua barang-barang Anna dan bersedih mengingat kenangannya dengan Anna. Jack bertemu Paul dan berkata bahwa ia melihat Anna memakai gaun merah dan menceritakan semua yang dilihatnya di rumah duka. Paul marah dan menampar Jack karena Jack meminta Paul untuk mebantu Anna.





************************************ Bersambung yah !!!


Gimana ceritanya ???? pengennya sih lanjutin sinopsisnya!!!! Tapi kalo temen2 pengen aku lanjutin sinopsisinya heheeh coment ajah ….
Film ini berhubungan dari awal ampe akhir, jalan ceritanya juga bagus… tapi gile tuh penjaga rumah duka, (biar di bilang hebat kali yah dalam mempersiapkan pemakaman, huuh makanya sukanya nipu orang)… hehehe tetap aja nieeeh cuman film .
Film ini emang terlalu vulgar,
Eitts tapi aku ngambil gambar sinopsisnya yang wajar2 aja kan????… hoho
Sekarang mau istirahat dulu, capek neeeh di depan monitor muluh!!! bye bye bye bye bye :0