Corgi

Anda adalah pengunjung ke

Kamis, 17 November 2011

INTERMESSO By Junita Torro Datu

“Tulisan yang Terukir dari Airmataku”

Semoga kau melihatku saat ini…
Saat kutulis kata-kata manis ini dengan nafas kesedihanku..
Kuharap kau masih mengingatku untuk sesaat …

Di dalam kecilnya hati ini, rasa sesak untuk menelan kerinduanku akan kutahan meski aku tak sanggup lagi menunggumu. Kau akan kutunggu tanpa batas waktu. Aku masih akan terus berjanji untuk kesucian diriku dan kepolosanku mengharapkanmu…
Selamanya hati dan ruang kecil ini milikmu… Aku masih bersumpah meski nanti kenangan dan ingatan tentangmu telah kosong dalam kehidupanku. Aku akan bersumpah selalu bahwa “Kaulah satu-satunya dalam hatiku”…


Aku tak paham seperti apa itu cinta. Aku hanya mengetahui bila hatiku sudah berusaha melupakanmu untuk dua tahun ini, namun tetap saja kau kau akan bersemi di hati untuk dua abad bahkan untuk selamanya…. Selamanya…selamanya kau tetap cinta pertama dan tidak akan menjadi akhir… AKU MASIH BERJANJI !!!

Jika kau melihat tulisan ini, ingatlah aku !!!
Jika ada wanita yang menyakitimu, panggil diriku…
Jika kau ingin menghempaskan luka dan airmatamu, hempaskanlah padaku…
Jika kau ingin tertawa, aku akan memberikan semua tawaku untukmu…
Jika kau kelelahan, aku akan mengendongmu dengan sekuat diriku…
Jika terik matahari membakar kulitmu, akan menjadi bayangan yang paling sejuk…
Jika kau tak pernah menginginkanku, aku akan menghilang darimu …

Andai aku dapat mengucapkan kata “sayang “ seperti itu lagi, aku ingin kau mendengarnya berulang kali…
Kesinilah, keringkan airmataku…
Duduklah di sampingku sampai aku lelah mencintaimu…
Dan sandarkanlah lukamu yang terperih agar aku dapat menjadi bagian dari dirimu, walau aku hanya tersiksa dengan lukamu…
Setidaknya aku bisa tinggal dalam ingatanmu, sedetik saja…

@Drenit (sampai saat ini kau tetap di hati ini, aku masih berjanji setia denganmu)