Corgi

Anda adalah pengunjung ke

Sabtu, 30 Juli 2011

KUMPULAN PUISI TERBARU Karya Junita Torro Datu

“Airmata Wanita”

Tak pernah ragu…
berisyarat kataku menangis
berpikir, ilalang tumbuh

Bisik-bisik itu menyakiti sang gadis
sucinya tlah pudar…

Molek tubuh tidak mengairahkan
tersudut hatinya mengerut teriris
aku paham lekuk yang dipendamnya

Lelaki, kasihani gadisku
senyumnya terlalu hangat kau rampas
serakah dirimu padanya
ia bukan tulang rusukmu yang hilang

Kemarilah, pandang luka yang kuseret
karena tingkah nakalmu
ia akan mati di genggamanku
sekali lagi karena perbuatan kejimu

Kalau ia mati tanpa sakit
sisakan senyummu di sudut bibirnya
kasihan gadisku,
makhluk tak berdosa ada di rahimnya

Malam-malam kami sirna
di sana dan di sana kau tinggalkan dosamu
anakku, gadisku…
kasihan dikau tersayat biadap lelaki itu

Dulu gadisku begitu mungil
duduk di teras mengurai rambutku yang mulai memutih

Ia kini merangkak karena kenistaan
aku selalu mendoakan gadisku

Dalam kesunyian abadi
tidak dapat aku menemani tidurnya
dia tenang …
Dengarlah dengus nafasnya terpekik pura-pura

Dia hilang sisakan tulang dan debu
secuil daging tak tertinggal padanya
kemarilah lelaki, temani gadisku
bayi kalian menangis di sana

*JUNITA TORRO DATU*