Corgi

Anda adalah pengunjung ke

Sabtu, 30 Juli 2011

KUMPULAN PUISI TERBARU Karya Junita Torro Datu

“Berlalu”

Tak kusangka kan seperti ini akhirnya
kau yang dulu pernah mencintaiku
kini begitu membenci segala yang ada padaku
kau tlah berubah menjadi sesuatu yang ganjil

Kita pernah berjalan bersama, tertawa bersama, dan duduk berdua
membagi kasih sayang satu sama lain
menciptakan kelebihan dari kekurangan kita yang tersembunyi
aku setia karena ketulusan hatimu

Saat kita saling membalas makna sebuah rasa
tak kita sadari egoku dan egomu diam-diam mengusik kebersamaan ini
dan kini berlalu tanpa batas waktu
terukir menjadi segengam kenangan

Tak akan kulepas dirimu
tak akan kuijinkan kau berlalu
namun hasratmu memperkuat langkah kakimu
berpaling dari sebuah hubungan

Seharusnya aku yang membencimu
karena ingkar janji yang pernah kau buat
tanpa ada salahku…
kau tetap menjalani waktu tanpa bayang diriku

Menarik dirimu kembali padaku
hanya melukai pikiranku
kau tak akan membiarkan aku masuk dalam ingatanmu
aku dan cintaku telah terhapus oleh gadis lain

Aku bernyanyi untukmu setiap senja
menanti kau merayuku seperti saat pagi hari
kita telah berbeda
bukan satu atau sama

Kau menjajah usia mudamu dengannya
dan aku tersiksa karena perasaan ini
kau bukan kekasihku lagi
hatiku tak ingin berbicara tentang kesendirian

Mencoba memberi sinar atas cahaya yang kau redupkan
melukis gambaran tentang dirimu menjadi selembar puisi
setiap kata terselip harapku tuk damai bersamamu
kau, cintamu, dan kisahmu selamanya bersemi di lubuk hati ini

Tak peduli,
kutak peduli perasaan ini menyakiti kehidupanku
aku tak mengerti,
oleh kekuatanku tuk tetap mencintaimu

Biarkan bibirmu menyentuh bibir kecilku
agar kau mendengar bisik-bisik ketulusanku
aku butuh dirimu
meski tanpa cintamu

Berada disismu…
menyandar di dadamu yang bidang
akan menepiskan rindu dan kehilangan ini
jangan kau melewatkanku

Kini kau hanya dapat kukagumi
kau jauh dariku
sikapmu dingin terhadapku
selalu kutemui itu…

*Junita Torro Datu*