Corgi

Anda adalah pengunjung ke

Sabtu, 28 Mei 2011

KUMPULAN PUISI TERBARU Karya Junita Torro Datu

Sebernarnya aku bukan ahli pengarang puisi, seperti Mr. Chorul Anwar atau apalah…
Tetapi, berhubung hobby aku suka ngarang kata puistis, yeah harus disyukurin.
Kemarin, aku gak sengaja ngebuka buku catatan kecil yang tiba-tiba aja nongol pas aku lagi nyari kartu berobat. Yang tadi niatnya mau ke Klinik, hehehe terbawa deh buat ngebaca tulisan yang lumayan mengelengkan kepala (ternyata pas umur 13 aku udah bisa buat puisi cinta-cintaan). Waahhhh, daripada kertasnya tambah kusam, ya udah di posting aja jerrr di blog ini. Kan siapa tau bisa memberi kebanggaan tersendiri 

“KARENA DIRIMU”

Karenamu aku tersenyum
Karenamu aku membisu
Karenamu aku menelan duka
Karenamu aku menangis

Karenamu aku bahagia
Karenamu aku temukan nafasku
Karenamu aku kenal sakit dalam suka
Karenamu kurasakan hidupku abadi

Namun kini kau tak ada di sisiku
Kini kau hanya menjadi titik kerinduan
Karena dirimu…
Kini kurasakan perihnya kepahitan cinta.
*Senin, 25 Agustus 2008*

“MENYESALI PENANTIAN”

Aku melintasi setiap alunan perih
Lalu, tidak aku temukan heningan riang
Kulukis lantunan embun dipagi hari
Lalu, tak jua kurasakan kesejukan yang kau janjikan

Kumenunggu detik terhenti diteriknya matahari
Menanti hingga sinar-sinar siang menjadi senja
Namun kau tetap saja tak memberi jawaban
Dan selalu membuatku kehilangan suara-suara itu

Kini tersadar aku, bahwa aku tlah tersapu tentangmu..
Tiada yang dapat akan aku pahami lagi .
Kau tlah jauhkan dari gengaman masa lalu..
Hanya aku yang merasa bodoh karena menanti kekosonganmu
*Selasa, 26 Agustus 2008*



“MENGAGUMI BAYANG-BAYANG DIRIMU”

Dengarkan ringkih ini…
Kutak butuh waktu untuk mencintai dan meninggalkanmu
Namun kuhanya ingin kebersamaan yang indah denganmu

Dekaplah bayangku…
Walau hanya sesaat
Karena kuingin kau merasakan tentang diriku
Dan sentuhlah rasaku agar kau tahu
Disini aku tersiksa dan gelisah karena mencintaimu

Jangan biarkan aku tersyahdu dengan airmata
Jika nanti kau tak pedulikan aku lagi

Kan kuberikan kehangatan dan sisa umurku
Tuk bersamamu
Kan kutepiskan lukamu, apapun itu
Meski aku tak di relung hatimu
Namun kali ini izinkan cintaku menjaga hati kecilmu.
*Rabu, 27 Agustus 2008*


“ANDAI DAPAT TERULANG”

Kehangatan kudapat darimu
Saat kutengah menjalin duka
Kebahagian kudapat darimu
Saat kutengah mengenggam perih

Andaikan kenangan kita dapat terulang
Mungkin kita akan selalu menyatu
Andaikan kisah kita dapat terulang
Mungkin diesok hari ada makna keabadian

Pernah kutabur syair janji setia
Namun semua itu terhapuskan oleh waktu
Pernah kita berharap bersatu dalam ketulusan cinta
Namun itu semua berakhir sebagai angan

Jika semua terulang kembali…
Maukah kamu memaafkanku?
*Kamis, 28 Agustus 2008*


"JARAK"
Kau labuhakan aku dengan ragamu yang hangat
Menyentuhku dengan segenap hasrat
Tundukkan aku di jiwa kecilmu
Dan bersama kita lalui kisah manis itu

Kau lalai menjamu aku dengan ukiran cinta dihatimu
Aku pasrah saat kau katakan kisah ini tak berujung abadi
Sekeras hati kupaksakan kau mencintai kelemahanku
Kau malah tertegun dan pergi tanpa jejak

Kau jajaki masa tanpaku
Memandang hal yang palsu tuk dipandang
Tak ada kasih yang indah
Karena semua hal telah kabur untuk ditatap

Tanganmu manja meraih wajah gadis itu
Aku berteriak memangil namamu
Memaki hatiku yang tak bisa kau cintai
Tak ada rasa dosa kau mengabaikan hadirnya diriku

Lalu aku bersedih,
Aku hanya bisa mengagumi dirimu
Saat aku tersadar dan merasa
Bahwa raga ini tlah kembali pada-NYA
*Minggu, 29 Mei 2011*