Corgi

Anda adalah pengunjung ke

Selasa, 05 April 2011

KUMPULAN PUISI TERBARU Karya Junita Torro Datu

“Tuturan Seorang Wanita Penghibur”
Ruang sajak di dunia sudah lenyap aku tangisi..
Tiada berkawan, aku coba menyapa dunia.
Sunyi,...
Ah sudah tak mungkin menitip balasan...

Jari jemariku hampir rusak karena terlalu lama menghitung kesalahan,
Arti cinta yang sesungguhnya sering aku ludahi,
Memelas masa lalu ...
Takkan ku perbuat..

Kehangatan dari selirik kasih...
Apakah mungkin mampu menjabat nalarku.
Selama aku menghela nafas
Selama itu aku telah abaikan kesucian cintanya.



Duduk mengutang balas budi...
Menjamu setiap persoalan hidup
Yang sebenarnya tidaklah begitu bermakna...
Menuntut malu membahasnya

Sisihkan berlembar pelukkan
Menggali kepingan recehan
Terbahak dibelakang sampul kehancuran
Yang tak berteori maaf

Jika benar kesalahanku semerah pita kirmizi
Sehitam tempat dimana aku menjajahkan tubuh lunglaiku
Lalu, mengapa tak sudi kalian menawarkan selembar harapan
Bukankah baik bila aku berhenti membaringi suami-suami kalian...

Bilamana aku berdoa
Kalian kan meyebutku tertidur
Sepekat itukah dosaku..
Hingga benar ku bagaikan bangkai berulat

Oleh Junita Torro Datu’